ENTEPRENEURIAL MINDSET
Pada bagian pertama ini saya akan memperkenalkan dengan karakter-karakter seoarang wirausaha. Menurut McGraith dan Mac Millan ( 2000 ), ada tujuh karekter yang perlu dimilki oleh seorang wirausaha yaitu :
- Action oriented. Bukan tipe menunda, wait and see, atau membiarkan sesuatu ( kesempatan berlalu begitu saja. Dia tidak menunggu sampai segala sesuatunya jelas dulu, atau budgetnya ada dulu. Dia juga tidak menunggu ketikpastian pergi dulu, baru berusaha. Mereka adalah orang yang ingin segera bertindak sekalipun sesuatu yang tidak pasti. Prinsip yang mereka anut adadalah see and do. Bagi mereka resiko bukanlah untuk dihindari tapi untuk dihadapi dan ditakhlukkkan dengan tindakan dan kelihaian.
- Berfikir simple. Sekalipun dunia berubah menjadi sangat komplek mereka selalu belajar untuk menyerdehanakannya. Dan sekalipun berilmu tinggi mereka bukanlah manusia teknis yang ribet dan menghendaki pekerjaan yang kompleks. Mereka melihat persoalan dengan jernih dan menyelesaikan masalah satu demi satu secara bertahap.
- Mereka selalu mencari peluang-peluang baru. Apakah peluang itu benar-benar peluang usaha baru atau peluang dari usaha yang sama. Untuk usaha - usaha yang baru mereka selalu belajar yang baru dan membentuk jaringan dibawah dan membentuk landscape datau scop usahanya. Seperti model, desain, platform, bahan baku, energi, kemasan dan struktur biaya produksi. Mereka meraih keuntungan bukan hanya dari bisnis atau produk baru melaikan dari cara-cara baru.
- Mengejar peluang dengan disiplin tinggi. Seorang pengusaha bukan hanya awas, tapi memiliki mata yang tajam dalam melihat peluang dan memiliki penciuman yang kuat terhadap keberadaan peluang itu, tetapi mereka bergerak ke arah itu. Peluang tidak hanya di cari namun juga di ciptakan, dibuka dan diperjelas. Dan wirausaha melakukan investasi dan menanggung resiko, maka seorang wirausaha harus memliki disiplin yang tinggi. Wirausah-wirausaha yang sukses bukan lah seorang yang pemalas dan penunda pekerjaan. Mereka ingi pekerjaannya beres dan apa yang dipikirkan bisa bedijalankan segera. Mereka bertarung dengan waktu karena karena peluang selalu berhubungan dengan waktu. Apa yang menjadi peluang pada suatu waktu belum tentu menjadi peluang diwaktu lain. Selain kesempatan itu hilang belum tentu waktu itu dan kesempatan itu akan kembali lagi. Setiap gagasan brilian dan inovasi biasanya harus dibangun dari bawah dan disusun seluruh mata rantai nilainya.
- Hanya mengambil peluang yang terbaik. Seorang wirausaha akan menjadi sangat awas dan memiliki penciuman yang sangat tajam pada waktunya, berbeda dengan pemula yang belum terlatih dan masih bingung. Namun wirausahawan sejati akan mengambil peluang yang terbaik. Ukuran menarik itu itu adlah pada nilai ekonomis yang terkandung didalamnya, masa depan yang cerak, kemampuan menunjukaan prestasi, dan perubahan yang dihasilkan. Semua itu biasanya dikaitkn dengan rasa suka terhadap objek usaha dan keyakinan bahwa dia mampu merealisasikannya. Pada akhirnya sukse yang diraih oleh setiap orang ditentukan oleh keberhasilan orang tersebut dalam memilih.
- Fokus pada eksekusi . Wirausaha bukan orang yang bergelut pada pikiran, merening atau menguji hipotesis, melainkan seorang yang fokus pada eksekusinya. Mereka tidak mau berhenti pada suatu eksploitasi pikiran atau berputar-putar dalam pikiran penuh keraguan.
- Memfokuskan energi setiap orang pada bisnis yang digelutinya. Seorang pengusaha tidak bekerja sendirian, dia menggunakan tangan dan pikiran banyak orang, baik dari luar maupun dari dalam perusahaan. Mereka membangun jaringan daripada melakukan semua impiannya sendiri, ibarat seorang orkestator, ia mengumpulkan pemusik - pemusik yang ahli dalam memainkan instrumen yang berbeda - beda untuk mengahsilkan nada- nada musik yang disukai oleh penonton. Untuk itu dia harus memiliki kemampuan untuk mengumpulkan orang, membangun jaringan, memimpin, menyatukan gerak dan memotivasi serta berkomunikasi.
